Tampilkan postingan dengan label majalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label majalah. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 Desember 2013
10 Majalah dewasa paling populer di dunia
1. Playboy

Diterbitkan pertama kalinya pada tahun 1953. Didirikan di Chicago, Illinois pada tahun 1953, oleh Hugh Hefner dan rekan-rekannya, dan didanai sebagian oleh pinjaman $ 1.000 dari ibu Hefner. Perusahaannya sendiri menjadi Playboy Enterprise Inc, dimana Playboy tidak berhenti pada majalah saja, tetapi merambah ke berbagai bentuk media seperti: penerbitan, perijinan penggunaan nama Playboy komersil, Playboy TV, dan hiburan. Selain photo-photo sensual, Playboy juga memuat artikel mode, olahraga, barang-barang komersil, dan wawancara dengan tokoh tokoh ternama seperti: Bob Dylan, Michael Jordan, Bill Gates, dan Mohammad Ali. Playboy juga pernah melakukan wawancara fenomenal dengan Fidel Castro, Yasser Arafat, Moammar Khadafi dan Malcolm X. Selain itu, banyak penulis fiksi kawakan seperti: Margaret Atwood, Tom Clancy, Roald Dahl dan Arthur C. Clark mengkontribusikan cerita pendek mereka di Playboy yang kemudian menjadi tulisan yang terkenal.
Edisi perdananya yang terbit pada bulan Desember 1953 di Amerika, tidak mempunyai tanggal karena Hefner tidak yakin bisa menerbitkan edisi kedua. Hefner tidak mempunyai cukup uang untuk membayar model berpose di Playboy, jadi ia membayar hak cipta photo-photo wanita cantik dari kalender untuk ditampilkan di majalahnya. Photo kalender artis Marilyn Monroe menjadi sampul majalah edisi perdana dan dengan cepat menjadi sensasi. Majalah ini habis terjual dalam hitungan minggu. Sirkulasi pertamanya mencapai 53,991 eksemplar dengan harga satuan 50 sen (dalam dollar Amerika). Edisi perdana Playboy dalam bahasa Indonesia terbit pada 7 April 2006.
2. Mens Health

Diterbitkan oleh Rodale Inc di Emaus, Pennsylvania, Amerika Serikat, adalah majalah pria terbesar di dunia, dengan 38 edisi di seluruh dunia, sirkulasi bulanan 1,85 juta, dan 12 juta pembaca bulanan. Ini adalah majalah pria terlaris di AS newsstands. Ini mencakup kebugaran, gizi, seksualitas, gaya hidup dan aspek-aspek lain dari kehidupan manusia dan kesehatan. Website majalah, MensHealth.com, rata-rata tampilan halaman 40.000.000 sebulan.
3. FHM

Majalah ini mulai diterbitkan pada tahun 1985 di Britania Raya dengan nama For Him dan mengubah judul untuk FHM menjadi For Him Magazine pada tahun 1994 ketika Emap Media Konsumen membeli majalah itu. Didirikan oleh Chris Astridge, majalah ini adalah publikasi didominasi fashion berbasis didistribusikan melalui outlet fashion laki-laki. FHM diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2003. Majalah ini diterbitkan di Indonesia oleh PT. Media Fajar Harapan Mandiri.
4. Maxim

Maxim adalah majalah pria internasional yang berbasis di Britania Raya dan dikenal untuk pictorials mengungkapkan yang menampilkan aktris populer, penyanyi, dan model perempuan, tidak ada dari mereka yang telanjang dalam versi Amerika.
5. GQ

GQ (Gentlemens Quarterly) adalah majalah pria bulanan yang berfokus pada fashion, gaya, dan budaya untuk laki-laki, melalui artikel tentang makanan, film, kebugaran, jenis kelamin, musik, perjalanan, olahraga, teknologi, dan buku Gentlemens Quarterly diluncurkan pada tahun 1931 di Amerika Serikat.
6. Mens Uno

Majalah fashion pria di negara dengan berpenduduk terbanyak di dunia. Wajar saja untuk penjualan di negaranya sendiri di Cina sudah dengan angka yang fantastic.
7. Esquire

Esquire adalah majalah pria, diterbitkan di AS oleh Hearst Corporation. Didirikan pada tahun 1932. Esquire muncul untuk pertama kalinya pada bulan Oktober 1933. Didirikan dan diedit oleh David A. Smart dan Arnold Gingrich. Pada tahun 1940-an, popularitas Girls Petty dan Vargas Girls memberikan dorongan sirkulasi. Diterbitkan di Indonesia sejak tahun 2007 oleh PT Media Esquirindo Internasional.
8. Penthouse

Penthouse, majalah pria yang didirikan oleh Bob Guccione, menggabungkan artikel gaya hidup perkotaan dan pictorials lunak-corepornographic. Pada 1990-an, berkembang menjadi hardcore. Penthouse dimiliki oleh Jaringan FriendFinder, sebelumnya dikenal sebagai General Media.Inc yang merupakan perusahaan induk Penthouse International Inc. Meskipun Guccione adalah warga Amerika, majalah ini didirikan tahun 1965 di Britania Raya, tapi tahun 1969 mulai dijual di Amerika Serikat. Pada puncak kesuksesannya, Guccione dianggap salah satu orang terkaya di Amerika Serikat. Dia pernah terdaftar dalam peringkat Forbes 400 orang terkaya. Pada April 2002, artikel New York Times melaporkan Guccione mengatakan bahwa Penthouse meraup $ 3500000000 sebesar $ 4 milyar selama masa 30 tahun perusahaan, dengan pendapatan bersih hampir setengah miliar dolar.
9. Details

Detail adalah majalah pria bulanan Amerika yang diterbitkan oleh Conde Nast Publications, didirikan pada tahun 1982. Walaupun terutama ditujukan untuk majalah fashion dan gaya hidup, serta mengenai isu-isu sosial dan politik yang relevan. Alan Patricof membeli Perusahaan pada tahun 1987, kemudian dibeli lagi oleh Conde Nast sebesar $ 2 juta.
10. Dazed

Dazed & Confused adalah majalah Fashion Inggris, yang didirikan pada tahun 1992 dan diterbitkan bulanan. Editor pendirinya adalah Jefferson Hack dan Rankin. Topik yang dibahas meliputi musik, fashion, film, seni dan sastra. majalah ini dinamai untuk lagu yang dibuat terkenal oleh band rock Led Zeppelin. Berawal sebagai poster hitam-putih diterbitkan secara sporadis majalah itu segera berbalik penuh warna, dipromosikan dengan klub malam London.
Sumber : kaskus.us
Selasa, 03 Desember 2013
Gereja Katolik Jerman Bisnis Majalah Porno
Dilansir dari harian Jerman Die Welt, Jumat 28 Oktober 2011, keuntungan tersebut berasal dari perusahaan media terbesar Jerman, Weltbild. Perusahaan ini memproduksibuku, DVD, musik, dan yang terakhir, materi pornografi.
Tidak ada yang tahu siapa pemilik Weltbild sebelum laporan Buchreport mengatakan bahwa perusahaan dengan penjualan terbesar setelah Amazon ini dimiliki 100 persen oleh Gereja Katolik.
Perusahaan media ini membawahi Blue Panther Books yang khusus mencetak materi pornografi. Tercatat, sekitar 2.500 judul buku erotis terdapat pada katalog online mereka. Di antara judul-judulnya adalah Anwaltshure (Pengacara Pelacur), Vogelbar(Dapat Digagahi) dan Schlampen-Internat (Pelacur Asrama).
Tidak hanya perusahaan ini, Gereja Katolik Jerman juga dilaporkan memiliki 50 persen saham pada perusahaan percetakan Droemer Knaur, yang juga memproduksi majalah dewasa.
Saat ini, perusahaan Weltbild yang berbasis di Augsburd mempekerjaan sekitar 6.400 orang, dan menjadi salah satu perusahaan terbesar Jerman. Weltbild juga menguasai 20 persen pasar buku negara tersebut.
Keuntungan tahunannya juga fantastis, mencapai 1,7 miliar euro atau sekitar Rp21,1 triliun. Die Welt menuliskan bahwa keuntungan ini akan semakin bertambah jika Weltbild meneruskan menjual materi pornografi.
Beberapa komunitas Katolik yang mengetahui hal ini sejak lama, selama 10 terakhir telah berusaha memberitahu pihak gereja mengenai aktivitas perusahaan yang mereka miliki. Bahkan pada tahun 2008, kelompok ini mengirimkan 70 halaman dokumen berisikan bukti-bukti produksi pornograsi WeltBild kepada semua uskup di keuskupan Jerman.
Kelompok ini mengaku berang saat yang mereka terima adalah jawaban yang menurut mereka munafik. "Weltbild mencoba untuk menghindari distribusi konten pornografi," kata salah seorang juru bicara gereja.
Langganan:
Postingan (Atom)